Ini Loh!! Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Terlengkap

Posted on

Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Terlengkap – Pengertian dari sistem pengereman ialah sebuah rangkaian mekanikal yang berfungsi untuk memperlambat laju kendaraan, contohnya pada saat mobil atau sepeda motor sedang berjalan. Untuk sistem pengereman atau rem ini mempunyai beberapa tipe.

Cara Kerja Rem Cakram Atau Tromol Pada Motor Atau Mobil

sedngkan untuk Jenis-jenis rem antara lain adalah sebagai berikut ini:

1. Rem Cakram

Rem cakram sendiri merupakan rem yang memanfaatkan cakram atau piringan untuk melakukan braking. Untuk prinsip kerja rem cakram, adalah dengan melakukan jepitan pada piringan memakai kanvas rem dan juga piston atau sering disebut master rem bawah.

2. Rem Tromol

Yang kedua rem tromol, renm jenis ini adalah jenis rem yang memakai drum atau tromol yang mempunyai bidang yang lebih besar. Untuk sistem rem tromol ini banyak dipakai pada mobil-mobil yang berukuran besar contohnya seperti bus dan truk. Selain mobil sistem rem tromol juga sering dipakai pada rem belakang sepeda motor.

Baik itu jenis rem cakram ataupun rem tromol semua memiliki prinsip kerja sama, tetapi karena berbeda tipe maka komponen rem tromol sepeda motor dan mobil serta fungsinya dari masing-masing jenis rem juga berbeda. Dan untuk mengenal komponen rem tromol motor beserta  fungsinya disini TutorialOtomotif akan mengulasnya.

Pada kali ini kami akan bahas tentang cara kerja rem cakram pada sepeda motor dan mobil. Karena pada prinsipnya, baik itu rem tromol sepeda motor atau mobil mempunyai konstruksi serta cara kerja yang hampir sama. Dan hanya saja, untuk rem tromol pada mobil biasanya tergabung dengan sistem rem tangan atau parkir. Agak sedikit lebih rumit dibandingkan dengan rem tromol pada sepeda motor.

Prinsip Kerja Rem Tromol

Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Lengkap

Rem tromol akan bekerja dengan memanfaatkan dari perubahan energi gerak menjadi energi panas. Dan untuk melakukan perubahan ini, rem tromol memakai gaya gesek sebagai metode. Pada saat dua material bergerak saling bergesekan, secara otomatis gerakan keduanya akan terhambat kemudian menimbulkan friksi dan juga panas.

Pada prinsip inilah yang dipakai untuk melakukan pengereman dan untuk prinsip ini juga berlaku terhadap sistem rem cakram bukan hanya rem tromol.

Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor

Jika  dilihat dari cara kerjanya, untuk sistem rem tromol mempunyai beberapa tipe antara lain ialah:

  1. Rem tromol tipe Single Leading
  2. Rem tromol tipe Two Leading
  3. Rem tromol tipe Uni Servo
  4. Rem tromol tipe Duo Servo

Dari keempat tipe rem tromol diatas mempunyai cara kerja yang berbeda-beda. Untuk tipe single dan two leading, banyak sekali diaplikasikan pada rem tromol sepeda motor. supaya lebih lengkap dan lebih mengerti maka akan kita bahas satu persatu cara rem tromol diatas.

1. Cara Kerja Rem Tromol Tipe Single Leading

Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Single

Untuk sistem pengereman tipe single leading, banyak diaplikasikan di rem belakang sepeda motor. Karena tipe ini dikenal mempunyai konstruksi yang lebih simple dibandingkan dengan yang tipe lain.

Ciri dari rem single leading ini ialah mempunyai satu buah cam atau nok yang fungsinya menggerakan sepatu rem pada salah satu ujung. Sementara pada ujung lainya diletakan pivot pin yang berfungsi sebagai engsel.

Dan cara kerjanya pada saat pedal rem diinjak, maka untuk tuas penggerak rem tersebut akan menggerakan cam pada ujung sepatu rem. kemudian sepatu rem akan bergerak melebar dan menyentuh tromol rem. Alhasil akan timbul gesekan yang dapat menghentikan laju kendaraan atau roda.

2. Cara Kerja Rem Tromol Tipe Two Leading

Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Two

Berikutnya untuk rem tromol tipe two leading, cirinya adalah mempunyai dua buah cam atau nok yang letaknya di setiap ujung sepatu rem. Untuk kedua nok tersebut digerakan bersama-sama dengan melalui kabel kawat rem.

Untuk cara kerjanya, pada saat pedal rem ditekan maka otomatis tuas penggerak rem juga akan bergerak.  Untuk tipe ini terdapat dua buah tuas penggerak rem, tuas tersebut akan bergerak pada saat pedal rem tertekan. Pada kedua tuas tersebut akan menggerakan sepatu rem  mengarah tromol.

Maka hasilnya kampas rem akab bergesekan dengan tromol rem, tetapi untuk gesekan yang terjadi lebih sempurna. Itu disebabkan karena seluruh permukaan kampas remnya bergerak sejajar atau rata.

3. Cara Kerja Rem Tromol Tipe Uni Servo

Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Duo Servo

Selanjutnya tipe rem tromol uni servo atau cara kerja rem tromol hidrolik dipakai pada sistem rem tromol hidrolik pada mobil. Untuk cirri  pada rem ini ialah mempunyai satu silinder roda dengan satu buah piston. Untuk silinder roda ini bersifat floating, sehingga waaupun hanya dilengkapi dengan satu piston di salah satu sisi, kedua sepatu rem bisa bergerak.

Untuk cara kerja rem tromol tipe uni servo ialah pada waktu pedal rem diinjak, maka akan terjadi tekanan hidrolik dari master silinder yang menuju silinder roda. Dan untuk tekanan itu akan menggerakan piston yang didalam silinder roda. Sehingga sepatu rem primer akan terdorong ke arah tromol.

Pada saat sepatu rem primer telah menempel tromol rem, maka piston terus bergerak untuk mendorong sepatu rem sekunder. Pada akhirnya proses pengereman tersebut bisa berlangsung.

4. Cara Kerja Rem Tromol Tipe Duo Servo

Cara Kerja Rem Tromol Motor Dan Mobil Uni Servo

Untuk rem tromol tipe duo ini merupakan penyempurnaan dari sistem sebelumnya, untuk tipe ini mempunyai satu buah silinder roda yang terletak pada salah satu ujung sepatu rem dan dengan dua buah piston aktif.

Serta cara kerjanya mirip sekali seperti rem tipe uni servo. Tetapi untuk tipe duo servo mempunyai silinder roda yang bersifat fixed atau tidak bergerak. Sehingga pada saat tekanan hidraulik masuk ke silinder roda, maka kedua piston tersebut akan menggerakan dua sepatu rem .

Maka hasilnya kampas rem bergesekan dengan tromol rem dan juga pengereman bisa berlangsung. Tipe rem duo servo pada saat ini menjadi pilihan utama yang di pakai pada sistem rem tromol mobil. Karena untuk jenis rem ini mempunyai keseimbangan antara konstruksi yang simple dan juga performa yang cukup responsif.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan semoga dapat bermanfaat, untuk anda semua yang belum mengerti cara kerja rem tromo, dan terimakasih sudah mengunjungi artikel ini.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya: