4 Cara Korek Mesin 2 Tak [Kencang!!]

Posted on

4 Cara Korek Mesin 2 Tak – Dan demi untuk meningkatkan performa sepeda motor kesayangan yang akan anda kendarai, untuk teknik bore up juga merupakan salah satu alternatif yang mungkin kebanyakan orang dalam merealisasikan masalah tersebut.

Terlebih jika sepeda motor yang anda gunakan sering di ajak untuk bermanufer ataupun dipakai untuk touring dengan rekan-rekan atau sendiri, hal tersebut tentu saja dalam mengorek atau mengoprek sebuah mesin juga merupakan suatu hal yang baik dan juga perlu untuk anda lakukan.

Pada ulasan kali ini kami akan berbagi sedikit ilmu dan informasi tentang bagaimana cara yang aman dalam mesin 2 tak untuk dipakai harian. Sedangkan untuk melakukan seperti bore up atau mengorek harian mesin motor pada dasarnya anda juga perlu memiliki pengetahuan, hal tersebut karena tidak asal asalan didalam bore up yang hasilnya nanti bisa membuat performa motor anda malah menjadi lemot saat dipergunakan untuk bermanufer.

Oleh sebab itu untuk anda yang ingin sekali untuk bore up sebuah sepeda motor 2 tak alangkah anda simak ulasan berikut ini sampai tuntas, maka untuk itu alangah baiknya kita simak saja pemaparan lengkapnya berikut ini.

Cara Korek Mesin 2 Tak Yang Aman Untuk Harian

Cara Korek Mesin 2 Tak

Ada juga di dalam cara korek mesin 2 tak yang aman untuk harian yang perlu untuk diperhatikan untuk anda diantaranya adalah:

1. Mengukur Kompresinya

Dalam mengukur kompresi yaitu teknik utama dalam melakukan bore up mesin 2 tak, untuk caranya silahkan isikan cairan dengan menggunakan suntikan atau buret lewat busi pada saat TMA kemudian hasilnya dikurangi 0,8cc buat Volume pada lubang busi, kemudian selanjutnya pakai buat perhitungan dengan memakai di rumus Rk = ( V1/V2 ) + 1.

Penting:  untuk korek harian kompresinya bisa diatur antara 11-12 : 1 maka hasilnya cukup bagus.

2. Piston Relief, Dome, Dan Gap ring

Untuk piston relief, dome, serta gap ring harian piston dome piston usahakan jangan dipaksakan untuk melebihi 2mm, sedangkan coakan di presisi keamananya diukur dengan clay. Gap ring kompresi alngkah baiknya ditata agar tidak melebihi 0,15 mm, maka harus mempunyai celah di dinding liner dan juga ekor piston pun sebesar 0,3 sampai 0,4 mm.

Penting: waktu menerima hasil kolter, piston harus lancar meluncur dari TMB menuju TMA dengan gap ring yang pengaturannya lebih rapat

3. Setting Basah Karburator

Pada hal ini akan memberikan reliabilitas yang lebih pada performa mesin motor anda, untuk hasil pembakaran bisa anda lihat pada warna busi yang kecoklatan atau merah bata dibandingan dengan pengaturan mesin balap yang putih atau abu-abu karena setingan karburator kering.

Penting: pada saat dynotest, mesin semestinya perlu dipanaskan karena untuk tenaga optinal mungkin baru bisa setelah dilakukan running berkali-kali.

4. Deck Clearances

Deck clearances yang disusun tanpa menggunakan paking block bawah ataupun maksimal 1 lapis agar paking tersebut tidak mimpes yang akan membuat piston menjadi tipis. Clearances pada hal ini tidak boleh disusun lebih dari 1,5 mm karena kami juga pada hal ini menemukan sulitnya cara untuk meningkatkan performa thermal pembakaran dari piston motor tersebut.

Penting: Deck clearances yang aman, maka otomatis bisa memberi garansi keyakinan pada saat mesin diajak touring yang jauh sekalipun, dan selain itu untuk pemuaian serta sisa kerak pembakaran bahan bakar tidak akan mengganggu performa mesin motor tersebut.

Demikian pembahasan yang bisa kami sampaikan lengkap dengan cara dan juga triknya semoga dengan adanya ulasan ini bisa berguna dan juga bermanfaat untuk anda semua, dan terima kasih banyak sudah mengunjungi artikel ini.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya: