[WAJIB TAHU] Penyebab Temperatur Mobil Naik Saat Tanjakan

Posted on

Penyebab Temperatur Mobil Naik Saat Tanjakan – Pada kondisi jalanan tanjakan, macet, serta kondisi cuaca yang panas maka bisa menjadi hal yang memicu kondisi suhu mesin pada kendaraan akan meningkat serta overheating. Karena kondisi seperti ini tentu saja bisa membahayakan terlebih lagi bila anda tetap memaksakkan kendaraan anda untuk bekerja.

Temperatur Mobil Naik Saat Tanjakan

Untuk mobil dengan sistem transmisi otomatis atau matic, biasanya menjadi penyebab mobil kurang tenaga di jalan yang menanjak bisa diakibatkan karena teknik mengemudinya yang kurang tepat atau salah.

Sedangkan pada mobil dengan sistem transmisi tipe manual, tentu saja hal tersebut menandakan bila terjadi ketidak beresan pada mobil anda. Terdapat beberapa penyebab temperatur mobil menjadi naik pada waktu di tanjakan, untuk lebih jelasnya berikut ini adalah penjelasannya.

Penyebab Mesin Mobil Cepat Panas Saat Tanjakan

1. Kondisi Selang Radiator Yang Bocor

Pertama kali ketika anda mengalami kenaikan suhu pada saat melewati kondisi jalan tanjakan, maka cobalah untuk memeriksa kondisi radiator mobil anda terlebih dahulu. Karena bisa jadi ini dikarenakan radiator mobil tidak bekerja dengan baik, entah tersumbat atau mengalami kebocoran.

Terutama di bagian selang kendaraan yang bocor bisa menjadi penyebab utama kenaikan suhu pada mesin kendaraan anda. bila kondisi selang tersumbat, bocor, dan berkerak, maka hal tersebut bisa membuat mesin menjadi terus mengalami kenaikan suhu pada saat menaiki tanjakan.

Bila hal ini terjadi terhadap mobil anda, maka cara untuk mengatasinya adalah dengan membawa mobil anda langsung ke bengkel yang khusus atau spesialis menangani radiator. Bila kondisi kerusakannya sudah cukup parah, maka anda perlu untuk mengganti radiator mobil anda dengan komponen yang baru.

2. Cairan Radiator Yang Kurang Baik

Kondisi temperatur mobil naik pada tanjakan lainnya dapat disebabkan karena pemakaian air radiator yang kurang baik dan juga tidak tepat. Karena banyak orang yang tidak mengerti dan dengan memakai air biasa, air sumur, atau dengan memakai air tanah sebagai cairan pengisi radiator kendaraannya.

Padahal kandungan pada ketiga air ini kurang baik karena didalamnya terdapat logam dan mineral yang sangat mungkin bisa menyebabkan kerak akan menempel pada radiator bila anda memakai secara terus menerus.

Maka kerak yang menempel tersebut yang selanjutnya akan menyebabkan masalah mesin akan menjadi cepat panas terutama pada waktu menaiki tanjakan atau menanjak.

Cara untuk mengatasinya, maka alangkah baiknya memakai cairan radiator yang memang khusus dipakai untuk mengisi radiator kendaraan. Karena cairan coolant ini biasanya mempunyai bebas kandungan logam sehingga tidak akan menyebabkan kerak pada komponen radiatornya.

Tetapi bila anda sudah terlalu lama memakai air biasa, bahkan sampai bertahun-tahun pemakaiannya maka pada waktu anda langsung pindah memakai cairan coolant malah bisa menyebabkan kerak tersebut rontok dan selanjutnya akan menyumbat komponen radiator tersebut.

Sebelum itu supaya lebih baik untuk melakukan  pengurasan serta pembersihan terlebih dahulu sebelum melakukan pengantian dengan menggunakan cairan coolant yang baru. Serta  jangan sampai lupa untuk mengganti secara rutin cairan radiator setiap kendaraan menempuh jarak kurang lebih 40.000 km.

Karena sebagai pemilik kendaraan, sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana cara mengganti air radiator. Tetapi bila anda tetap memakai air biasa, maka sangatlah penting untuk melakukan penggantian airnya setidaknya sebulan sekali.

Bila anda tidak melakukannya atau menggantinya secara rutin, maka air radiator tentu saja sudah berubah menjadi keruh. bila anda memakai cairan coolant, maka alangkah baiknya menggunakan coolant yang berkualitas baik serta lakukan penggantian secara berkala dan selalu periksa airnya.

Penyebab Temperatur Mobil Naik Saat Tanjakan Curam

3. Kipas Radiator Tidak Bekerja Maksimal

Anda jangan sampai lupa untuk memastikan bila kinerja kipas radiator berjalan dengan baik, apakah putaran kipasnya kencang ataupun lambat. Karena kipas radiator merupakan salah satu komponen yang cukup penting dalam mendinginkan mesin yang telah mengalami kenaikan suhu secara drastis.

Karena bila pada komponen kipas tidak bekerja, maka akan lebih baiknya untuk segera melakukan perbaikan. Segera ganti dengan komponen kipas radiator yang baru supaya kerja radiator tersebut bisa optimal.

4. Kepala Silinder Melengkung

Bia pada kondisi radiator dalam keadaan yang baik, maka anda perlu untuk mencurigai bila faktor pemicu kenaikan suhu pada waktu menaiki tanjakan ialah terdapat pada kondisi kepala silinder yang melengkung atau water jacket yang mampat atau tersumbat yang kemudian akan mengakibatkan air radiatornya menjadi mendidih dengan cepat .

Karena hal tersebutlah yang nantinya bisa sangat berkaitan pada waktu mobiol berjalan menanjak itu karena kondisi terberat ialah pada saat menaiki tanjakan yang dapat membuat mesin bekerja lebih exstra sehingga suhu mesin semakin meningkat. Bila permasalah terjadi di bagian ini, maka anda mau tidak mau mesin kendaraan tersebut harus di overhaul.

5. Kondisi Tutup Radiator Bermasalah

Karena tutup radiator yang bermasalah juga bisa menjadi penyebab mobil anda mengalami overheating terutama pada waktu melewati tanjakan. Maka untuk itu pastikan bila tutup radiator mobil anda tetap pada kondisi yang baik.

Jika kondisi tutup radiatornya kurang baik dan rapat, maka tentu saja bisa mengakibatkan air radiator akan keluar menuju tangki cadangan pada saat mesin menyala serta tekanan masih rendah. Iika kondsii tangki cadangannya penuh dengan air, maka bisa membuat air akan terbuang keluar. Maka hal ini lah yang kemudian menjadi penyebab air radiator tersebut berkurang meskipun sebenarnya tidak adanya kebocoran.

Mencegah Suhu Mesin Naik Saat Tanjakan

  • Mencegah Suhu Mesin Mobil Matic Panas Saat Tanjakan

Untuk jenis mobil matic, maka bisa mencoba untuk memindahkan transmisi pada posisi yang lebih rendah. Pada saat anda berhenti di tanjakan, maka jangan sampai lupa untuk memindahkan sistem transmisi pada posisi P serta rem tangannya diaktifkan untuk mencegah agar mobil tidak mundur.

Karena bila tidak, maka temperatur pada oli transmisi bisa naik dan selanjutnya mesin mobil menjadi panas saat macet yang akhirnya akan berpotensi mempengaruhi kinerja dari sistem transmisi mobil matic tersebut.

Bila pada mobil matic tersebut sudah dilengkapi dengan fitur HSA sekalipun, hal tersebut masih tetap disarankan untuk selalu menggunakan rem tangan pada waktu berkendara di jalan yang menanjak. Dan juga jangan lupa untuk selalu menggunakan hand brake, itu dikarenakan fitur tersebut hanya akan bekerja sesaat saja.

  • Mencegah Suhu Mesin Mobil Manual Panas Saat Tanjakan

Untuk jenis mobil manual, pada saat anda melewati jalan tanjakan maka alangkah baiknya menggunakan gigi pada posisi paling rendah atau 1. Karena kebiasaan teknik mengemudi dengan memakai setengah kopling malah bisa memberikan dampak buruk terhadap mobil anda.

Sehingga akankah lebih baik untuk menggunakan ataiu memainkan rem tangan sehingga mobilpun tidak tiba-tiba melorot nantinya. Bila waktu di tanjakan mobil mengalami kemacetan, maka janganlah menggantung kopling manual karena bisa mengakibatkan kopling selip dan menimbulkan bau seperti hangus. Alagkah baiknya untuk menggunakan hand brake dan kemudian posisikanlah sistem transmisinya ke N atau netral.

Penjelasan diatas adalah beberapa penyebab temperatur mobil menjadi naik pada saat di tanjakan yang paling sering terjadi dan cara untuk mengatasinya. Serta jangan lupa juga untuk mempelajari bagaimana teknik mengemudi yang baik sehingga nantinya bisa mencegah suhu mesin mengalami kenaikan atau overheat pada saat mobil sedang dijalankan pada jalan atau medan tanjakan serta kondisi macet sekalipun.

Semoga informasi yang kami sampaikan diatas bisa bermanfaat dan menambah wawasan untuk anda semua. Terimakasih sudah mengunjungi artikel ini.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya: